
Institut Teknologi Batam (ITEBA) melalui tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) melaksanakan kegiatan penyuluhan sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran civitas akademika mengenai pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari berbagai bentuk kekerasan.
Kegiatan penyuluhan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua PPKPT Institut Teknologi Batam (ITEBA), Dewi Lestari, S.E., M.M., bersama jajaran PPKPT. Dalam pemaparannya, Dewi Lestari menjelaskan pentingnya peran seluruh unsur perguruan tinggi dalam mencegah terjadinya kekerasan, baik secara fisik, verbal, psikis, seksual, perundungan, diskriminasi, maupun bentuk kekerasan lainnya di lingkungan kampus.Ketua PPKPT menegaskan bahwa terciptanya lingkungan kampus yang aman bukan hanya menjadi tanggung jawab PPKPT, tetapi membutuhkan kepedulian dan partisipasi aktif dari seluruh civitas akademika Institut Teknologi Batam.
“Melalui kegiatan penyuluhan ini, kami berharap seluruh civitas akademika ITEBA semakin memahami pentingnya pencegahan kekerasan serta berani melapor apabila mengetahui atau mengalami tindakan yang mengarah pada kekerasan di lingkungan perguruan tinggi”. Selain memberikan pemahaman mengenai bentuk-bentuk kekerasan, jajaran PPKPT ITEBA juga menyampaikan informasi mengenai upaya pencegahan, mekanisme pelaporan, serta langkah-langkah penanganan yang dapat dilakukan apabila terjadi dugaan tindak kekerasan.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Para peserta mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan pertanyaan terkait berbagai situasi yang mungkin terjadi di lingkungan perguruan tinggi serta langkah yang tepat dalam menyikapinya. Melalui kegiatan penyuluhan PPKPT ini, Institut Teknologi Batam (ITEBA) berharap seluruh civitas akademika dapat bersama-sama membangun budaya saling menghormati, saling menjaga, serta tidak memberikan ruang bagi segala bentuk kekerasan. PPKPT Institut Teknologi Batam berkomitmen untuk terus memberikan edukasi, sosialisasi, dan pendampingan sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan kampus ITEBA yang aman, nyaman, inklusif, saling menghargai, dan bebas dari kekerasan.



